Welcome Guys

Powered by Blogger.
Showing posts with label Pemrograman PHP. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman PHP. Show all posts

PHP Function ( Fungsi PHP )

Written By ization shop on Saturday, June 2, 2012 | 11:27 AM

Tutorial PHP Function akan menjelaskan cara membuat function anda sendiri (user defined function). Function memudahkan anda untuk tidak menulis kode yang sama berulang kali.
Apa yang akan Anda pelajari:
  • Cara membuat function atau deklarasi function;
  • Menggunakan function disemua halaman web;
  • Argumen function,
  • Membuat function dengan argumen tak terhingga;
  • Anonymous function.

Membuat Function

Untuk membuat function digunakan kata tercadang function, seperti:
  1. function namaFunction(){
  2. //badan function
  3. //berisi kode php untuk dieksekusi
  4. }
contoh:
  1. <?php
  2. function showName(){
  3. echo "My name is MyPHPtutorials";
  4. }
  5. function getUrl(){
  6. return "http://www.myphptutorials.com";
  7. }
  8. ?>
  9. <html>
  10. <head>
  11. <title>Contoh PHP Function</title>
  12. </head>
  13. <body>
  14. <div>
  15. <?php showName();?>
  16. </div>
  17. <div>
  18. Website: <?php echo getUrl();?>
  19. </div>
  20. </body>
  21. </html>

Menggunakan Function di Semua Halaman

Tentu saja function bisa dipanggil dari semua halaman website, caranya adalah membuat sebuah file yang berisi function yang anda buat (misal file funciton.php), dan menggunakan statement include_once untuk meng-include file tersebut. Contoh:
buat file function.php
  1. <?php
  2. //file function.php
  3. function showName(){
  4. echo "MyPHPtutorials";
  5. }
  6. function getUrl(){
  7. return "http://www.myphptutorials.com";
  8. }
  9. ?>
kemudian buat file lain yang menggunakan function di atas, dan include file function.php menggunakan statement include_once
  1. <?php
  2. //file index.php
  3. include_once "function.php"; //include file function.php
  4. ?>
  5. <html>
  6. <head>
  7. <title>Contoh PHP Function</title>
  8. </head>
  9. <body>
  10. <div>
  11. <?php showName();?>
  12. </div>
  13. <div>
  14. Website: <?php echo getUrl();?>
  15. </div>
  16. </body>
  17. </html>
  18. <?php
  19. //file about.php
  20. include_once "function.php";
  21. ?>
  22. <html>
  23. <head>
  24. <title>About <?php showName();?></title>
  25. </head>
  26. <body>
  27. Website: <?php echo getUrl();?>
  28. </body>
  29. </html>

Argumen Function

Informasi bisa diberikan kepada function melalui argumen argumen atau paremeter paremeter yang dipisahkan tanda koma ",".
Format:
  1. function namaFunction($argumen1, $argument2){
  2.  
  3. }
Contoh:
  1. function tambah($a, $b){
  2. $hasil = $a+$b;
  3. echo $hasil;
  4. }

Argumen dengan Nilai Default

Argumen function bisa memiliki nilai default seperti halnya di C++, contoh:
  1. function jenisKelamin($kelamin = "L"){
  2. if($kelamin == "L"){
  3. echo "Laki laki";
  4. }elseif($kelamin == 'P'){
  5. echo "Perempuan";
  6. }else{
  7. echo "Unknown";
  8. }
  9. }
  10. //cara penggunaan
  11. jenisKelamin(); //hasil akan 'Laki Laki';
  12. jenisKelamin("L");// hasil juga 'Laki Laki';
  13. jenisKelamin("P");// hasil 'Perempuan';

Function dengan Argumen Tak Terhingga

Function bisa memiliki argumen dengan jumlah tak terhingga, untuk itu dibutuhkan bantuan function func_num_args(), func_get_arg(), dan func_get_args(). Misalkan Anda ingin membuat function untuk menjumlahkan banyak bilangan (bukan hanya 1+2, tetapi 1+2+3+5+7 dst.), caranya adalah sebagai berikut:
  1. function jumlah(){
  2. if(func_num_args() <= 0){
  3. echo "0";
  4. }else{
  5. $argumen = func_get_args();
  6. $hasil = 0;
  7. foreach($argumen as $bilangan){
  8. $hasil += $bilangan;
  9. }
  10. echo $hasil;
  11. }
  12. }
  13. //cara penggunaan
  14. jumlah(); //hasil 0
  15. jumlah(2); //hasil 2
  16. jumlah(1,2,3,4,5);// hasil 15

Me-return Hasil Function

Untuk mereturn hasil dari kalkulasi yang dilakukan oleh sebuah function digunakan statement return. Statement return akan membuat eksekusi function berhenti dan memberikan hasil kalkulasi. Contoh:
  1. function tambah($a, $b){
  2. $hasil = $a+b;
  3. return $hasil;
  4. }
  5. function cekAngka($input){
  6. if(preg_match('/^[9-0]+$/', $input)){
  7. return true; // eksekusi akan berhenti disini
  8. }
  9. return false;
  10. }

Anonymous Function

Anonymous function atau closures adalah function tanpa nama function. Kegunaan utamanya sebagai Callback parameter. Contoh:
  1. echo reg_replace_callback('/google/i', function($match){
  2. return '<a href="http://google.com">'.$match[0].'</a>';
  3. }, 'go to google');
  4. //hasil go to <a href="http://google.com">google</a>
11:27 AM | 0 comments | Read More

Konversi PHP ke ASP.Net menggunakan PHP to ASP.Net Migration Assistant

Written By ization shop on Saturday, May 26, 2012 | 6:19 AM

Adanya permintaan dari pengguna atau klien kita untuk melakukan re-writing (penulisan ulang) aplikasi yang telah kita buat menggunakan PHP ke ASP.Net. Ini tentunya menjadi masalah tersendiri mengingat tidak lah mudah melakukan konversi dari kode PHP ke ASP.Net. Hal ini dikarenakan banyaknya sintaks yang berbeda antara PHP dan ASP.Net (dalam hal ini C#) bahkan mungkin berbeda 180 derajat jika kita menggunakan VB sebagai code behind-nya.

Download Tulisan Lengkap : bayu-php2aspnet.zip
6:19 AM | 0 comments | Read More

PHP Upload File

Salah  satu  hal  terpenting  ketika mempelajari  PHP  adalah mengenai  upload  file  dan berbagai macam mekanismenya, dalam tutorial dibawah kita akan belajar :
  1. Membuat form untuk upload file
  2. Membuat script upload sederhana
  3. Menambahkan fitur file_exists untuk mendekti upload file yang sama
  4. Menambahkan fitur filter untuk upload jenis file tertentu
Download Tulisan Lengkap:

6:17 AM | 0 comments | Read More

Belajar PHP dengan Framework Code Igniter

PHP adalah sebuah bahasa pemrograman web yang popular, tangguh dan dapat di peroleh secara gratis. Belajar PHP cukup menyenangkan, karena bahasa ini tergolong mudah untuk di pelajari. Untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan aplikasi dengan PHP, banak bermunculan framework PHP, satu di antara nya adalah Code Igniter.

Dowload Tulisan Lengkap: belajar-php-dengan-framework-code-igniter
6:15 AM | 0 comments | Read More

Saturday, May 26, 2012 Implementasi Cipher dengan PHP


bagaimana mengimplementasikan sebuah algoritma cipher menggunakan basis pemrograman tertentu, dalam hal ini saya menggunakan bahasa php untuk mengimplementasikah caesar dan vigenere cipher untuk meng-encrypt sebuah plantext menjadi cipher text berbasis web

Download Tulisan Lengkap: zaf-cipherphp.tar.gz
6:13 AM | 0 comments | Read More

Saturday, May 26, 2012 Operator PHP

Setelah pada bahasan sebelumnya kita telah membahas tentang variabel dan tipe data dalam PHP, dalam kesempatan kali ini kita akan pelajari tentang operator dalam PHP.
Operator merupakan suatu simbol yang dipakai untuk memanipulasi data, seperti perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian. Dalam PHP ada beberapa operator yang sering kita gunakan, antara lain:
a.Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan fungsi matematika. Operator aritmatika dalam PHP:
Operator Operasi Penggunaan
* Perkalian $a*$b
/ Pembagian $a/$b
% Modulus $a%$b
Pre/Post decrement –$b atau $b–
+ Penjumlaan $a+$b
- Pengurangan $a-$b
b. Operator Increament/Decreament

Pre/post increment dan decrement masing-masing adalah penambahan dan pengurangan satu. Apabila operator diletakkan sebelum variable, missal ++$i atau –i maka nilai $i akan ditambahkan atau dikurangkan 1 sebelum keseluruhan operasi dalam ekspresi dikerjakan dan sebaliknya apabila operator diletakkan setelah variable, missal $i++ atau $i– maka nilai $i akan ditambah atau dikurangi 1 setelah operasi dalam ekspresi dikerjakan.
Operator Operasi Penggunaan
++ Pre/Post Increment ++$a atau $a++
Pre/Post decrement –$b atau $b–

c. Operator String
Hanya ada satu operator string, yaitu operator concatenation ( . ).
<?php
$a=”Hallo”;
$b=$a.”Selamat Datang di PHP”;
//$b berisikan “Hallo Selamat datang di PHP”
?>
d. Operator Bitwise
Operator Bitwise dapat digunakan untuk membuat bit tertentu dari suatu integer menjadi 1 atau 0.

Contoh Nama Hasil
$a & $b And Bit yang bernilai 1 pada $a dan $b akan diset 1
$a | $b Or Bit yang bernilai 1 pada $a atau $b akan diset 1
$a ^ $b Xor Bit yang bernilai 1 pada $a dan $b tetapi tidak pada keduanya akan diset 1
~ $a Not Bit yang bernilai 1 pada $a akan diset 0, dan sebaliknya
$a << $b Shift Left Geser bit $a sebanyak $b langkah kekiri (setiap langkah berarti “kalikan dengan dua”)
$a >> $b Shift right Geser bit $a sebanyak $b langkah kekanan (setiap langkah berarti “kalikan dengan dua”)
e. Operator Perbandingan

Contoh Nama Hasil
$a > $b Lebih dari True jika $a lebih besar dari $b
$a <= $b Kurang dari atau sama dengan True jika $a lebih kecil dari $b atau $a sama dengan $b
$a < $b Kurang dari True jika $a lebih kecil dari $b
$a >= $b Lebih besar atau sama dengan True jika $a lebih besar dari $b atau $a sama dengan $b
$a == $b Sama dengan True jika $a sama dengan $b
$a != $b Tidak sama dengan True jika $a tidak sama dengan $b

f. Operator Ternary
Operator ternary merupakan model penyederhanaan dari bentuk if..else yang setiap blok dari if dan else hanya satu perintah. Model ini cocok untuk melakukan proses pengisian suatu hasil pengujian.
Bentuk Umum:
(Ekspresi) ? (jika benar) : (jika salah);
Contoh:
<?
$umur=5;
$balita=($umur<=5) ? “Termasuk balita : “sudah tidak balita lagi”;
echo “Umurnya = $umur “$balita;
?>
g.Operator Logika

Contoh Nama Hasil
$a and $b$a && $b And True jika $a sama dengan $b
$a or $b$a | | $b Or True jika salah satu $a atau $b adalah benar
$a xor $b Exclusive or True jika salah satu $a atau $b adalah benar dan tidak keduanya
!$a Not True jika $a tidak benar
6:11 AM | 0 comments | Read More
 
berita unik